Hotline 0561760238
Informasi lebih lanjut?
Rumah Radakng merupakan rumah adat etnis Dayak yang biasa disebut juga sebagai Rumah Panjang atau Longhouse dan telah menjadi ikon baru Kota Pontianak  selain Tugu Khatulistiwa yang sering dikunjungi para wisatawan saat berkunjung ke kota ini.
Mendapat rekor MURI sebagai rumah adat terbesar yang ada di Indonesia dengan ukuran Panjang 138 meter dan Tinggi 7 meter. Berlokasi di Jalan Sutan Syahrir dan bersebelahan dengan Rumah Adat Melayu.
Rumah adat ini diresmikan pada tahun 2013 oleh Gubernur Kalimantan Barat pada saat itu, Bapak Drs. Cornelis M.H dan rumah adat ini menjadi kebanggaan Provinsi Kalimantan Barat yang kehadirannya memberikan nilai positif bagi pengembangan pariwisata di Pontianak dan juga Kalimantan Barat secara umum.
Rumah adat bisa dipergunakan untuk kegiatan seni dan budaya dengan halamannya yang cukup luas untuk digunakan berbagai aktivitas budaya seperti festival gawai dan acara lainnya seperti pameran produk dan perhelatan konser sebagai sarana hiburan bagi warga Pontianak dan sekitarnya.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Rumah Adat Melayu

Salah satu ikon lainnya dari Kota Pontianak selain Tugu Khatulistiwa dan Rumat Adat Radakng adalah Rumah Adat Melayu, yang berlokasi di sebelah Rumah Adat Radakng di Jalan Sutan Syahrir, Pontianak. Rumah adat ini diresmikan pada tanggal 9 November 2005 oleh wakil Presiden RI saat itu, Bapak Muhammad Jusuf Kalla dan berdiri diatas lahan seluas 1,4... selengkapnya

6 Tempat Wisata Di China Yang Lagi Hits 2025

7 August 2025 877x Asia Timur

6 Tempat Wisata Yang Hits Di China 2025 1. The Bund Shanghai The Bund adalah salah satu tempat wisata yang paling terkenal dan ikonik di Shanghai. Terletak di tepi Sungai Huangpu, The Bund menawarkan pemandangan yang menakjubkan dari deretan bangunan bersejarah yang megah dan modern di sepanjang sungai. The Bund adalah tempat yang sempurna untuk... selengkapnya

Mesjid Jami

Mesjid Jami’ Pontianak atau Mesjid Syarif Abdurrahman merupakan mesjid tertua di Kota Pontianak yang didirikan pada tahun 1771 Masehi oleh Syarif Abdurrahman Alkadrie, Sultan pertama Kesultanan Pontianak. Mesjid ini memiliki bentuk arsitektur yang unik dimana terdapat 6 tiang besar yang terbuat dari kayu ulin pilihan dengan ukuran diameter setengah met... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.