Hotline 0561760238
Informasi lebih lanjut?
Home » Wonderful Indonesia » Kalimantan Barat » Museum Provinsi Kalimantan Barat

Museum Provinsi Kalimantan Barat, berlokasi di Jalan Jenderal Achmad Yani di Kota Pontianak dengan luas tanah 3.905 meter persegi.

Museum ini menyimpan berbagai artefak bernilai historis yang ada di Provinsi Kalimantan Barat, berupa peninggalan-peninggalan sejarah dari peradaban beberapa etnis besar yang ada di Kalimantan Barat yaitu Etnis Melayu, Dayak dan Tionghoa.

Museum ini diresmikan pada tanggal 4 Oktober 1983 dan dibuka untuk umum dengan jam kunjungan yaitu pada hari Selasa s/d Minggu 08.00-14.00, khusus untuk hari Jumat 08.00-11.00 dan 12.30-14.00. Sedangkan pada hari Senin dan libur nasional tutup.

Koleksi museum ini terbagi menjadi 3 ruangan yaitu :

  1. Ruang Pengenalan yang memiliki Koleksi Geologika ( peta dan jenis berbatuan ), Biologika ( rangka manusia dan flora fauna ), Arkelogika ( hasil penggalian arkelogi berupa alat yang menunjukkan kecakapan kerja manusia pada zaman dahulu seperti kapak persegi, mata panah, nekara ), Historika ( berhubungan dengan peristiwa sejarah ), Numismatika ( berupa mata uang ) dan Heraldika ( berupa tanda jasa, cap/stempel )
  2. Ruang Budaya yang memiliki koleksi religi dan upacara kebudayaan, mata pencaharian hidup, organisasi kemasyarakatan, teknologi dan peralatan, pengetahuan, kesenian dan bahasa.
  3. Ruang Keramik yang memiliki koleksi berupa tempayan, piring, mangkuk, sendok yang berasal dari Negeri China, Vietnam, Jepang, Eropa dan keramik lokal Singkawang.

Di halaman belakang museum ini juga terdapat berbagai macam koleksi lainnya seperti jangkar kapal dagang asing, miniatur beberapa keraton di Kalimantan Barat, miniatur perahu lancang kuning, miniatur tungku naga yang digunakan untuk membuat keramik/guci tradisional dan lain-lain.

Dihalaman depan dapat dijumpai meriam peninggalan VOC, dinding bagian kiri dan kanan dapat dilihat relief ( gambar timbul ) budaya Dayak dan Melayu serta patung yang berpakaian adat Melayu dan Dayak.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Festival Cap Go Meh Singkawang

FESTIVAL CAP GO MEH KOTA SINGKAWANG Kota Singkawang memiliki kebanggaan terhadap peninggalan warisan budaya Tionghoa yang menyajikan atraksi magis spiritual tatung/loya yang sangat spektakuler atau disebut dengan Cap Go Meh Singkawang. Event pariwisata berbasis budaya Tionghoa dan Dayak ini merupakan salah satu andalan dalam mendatangkan wisatawan mancanega... selengkapnya

Gereja Katedral Pontianak

Gereja Katedral Santo Yosep Pontianak merupakan gereja katolik yang berada dibawah naungan Keuskupan Agung Pontianak (KAP). Berdasarkan data dari berbagai sumber, sejarah singkat pembangunan gereja ini dimulai sejak tahun 1908 oleh Prefek Apostolik Dutch Borneo, Mgr. Pacificus Bos, OFMCap ( Ordo Kapusin ). Gereja tersebut diberkati pada 9 Desember 1909 dan r... selengkapnya

5 Negara yang paling banyak dikunjungi wisatawan pada tahun 2025

13 August 2025 1.603x Negara Populer tahun 2025

5 Negara yang paling banyak dikunjungi wisatawan pada tahun 2025   Berdasarkan data terbaru, beberapa negara yang paling banyak dikunjungi wisatawan pada tahun 2025 adalah Prancis, Spanyol, Amerika Serikat, Tiongkok Dan Italia . Berikut adalah penjelasan lebih detail: 1. Prancis Prancis diprediksi menjadi salah satu negara yang paling banyak dikunjungi ... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.